Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Senin, 01 November 2010
KISAH PRIA YANG MUNAFIK
Boy adalah seorang cowo yg
menjadi
buta
karena sebuah kecelakaan..
Sejak ia menjadi buta..
ia merasa terasing dari
lingkungannya. .
Ia merasa tidak ada seorang pun yg
memperhatikan atau menyayanginya. .
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam
hidupnya..
Girl sangat sayang dan perhatian
pada
Boy..
Ia tidak pernah mempermasalahkan
kebutaan Boy
sebagai suatu kekurangan yg
berarti..
Ia
sungguh-sungguh mencintai Boy dengan
tulus...
Suatu hari berkatalah Boy kepada
Girl..
B : Girl...mengapa kamu begitu
menyayangiku. .?
G: hmmm..entahlah. .aku tidak pernah
tau
alasan mengapa aku begitu
menyayangimu. .yg aku tahu..aku
benar-
benar tulus menyayangimu
Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa
aku perbuat
untukmu..? apa yg bisa
aku berikan
buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun
darimu..buatku. .kamu bisa ceria
setiap
hari dan meny ayangiku dengan tulus
itu
sudah cukup..
aku senang ketika kau merasa
senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang
yg
begitu menyayangi aku yg buta
seperti
ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil
tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat
nanti
aku bisa
melihat lagi..aku pasti akan
menikahimu..
karena hanya kamu satu-satunya orang
yg
dengan tulus menyayangiku. ..
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat
nanti aku
bisa melihat, PASTI aku akan
menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku
sangat
menyayangimu. ..
B : (tersenyum) ya..aku tahu
itu..aku
juga
sangat menyayangimu Girl..
singkat cerita..
Boy melakukan operasi cangkok mata
dan
berhasil..ia mampu melihat lagi..
Ia
pun tidak sabar untuk segera
menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl..
sampai ia berhasil menemukannya. ..
Namun...
alangkah terkejutn ya ia mengetahui
bahwa
ternyata Girl adalah seorang gadis
buta..
Ia tidak bisa menerimanya. .Ia pun
menolak
Girl .
Ia lupa akan semua janjinya..
G : Boy..bukankah kamu sudah
berjanji
akan
menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku
pernah berkata begitu..tapi tidak
dengan
keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu
mengingkari
janjimu sendiri..? bukankah kau
bilang
hanya
aku satu-satunya orang yg
menyayangimu. .?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku
tidak
bisa
menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa
dikhianati..
memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal..ada
sepucuk
surat
disakunya..
"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku
berikan
padamu..tidak banyak yg bisa aku
lakukan
untukmu...
Namun..aku sungguh-sungguh tulus
menyayangimu. .
..Semoga kedua mataku itu bisa berguna
bagimu..bisa membawakan terang dan
keceriaan
dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh
melihat
sesuatu hanya dengan mata..melainkan
juga
dengan hati kita..
Mata itu bisa menipu..namun hati
tidak..
kata hati selalu merupakan kejujuran
terdalam dalam hidup manusia..
»» Read More...
menjadi
buta
karena sebuah kecelakaan..
Sejak ia menjadi buta..
ia merasa terasing dari
lingkungannya. .
Ia merasa tidak ada seorang pun yg
memperhatikan atau menyayanginya. .
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam
hidupnya..
Girl sangat sayang dan perhatian
pada
Boy..
Ia tidak pernah mempermasalahkan
kebutaan Boy
sebagai suatu kekurangan yg
berarti..
Ia
sungguh-sungguh mencintai Boy dengan
tulus...
Suatu hari berkatalah Boy kepada
Girl..
B : Girl...mengapa kamu begitu
menyayangiku. .?
G: hmmm..entahlah. .aku tidak pernah
tau
alasan mengapa aku begitu
menyayangimu. .yg aku tahu..aku
benar-
benar tulus menyayangimu
Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa
aku perbuat
untukmu..? apa yg bisa
aku berikan
buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun
darimu..buatku. .kamu bisa ceria
setiap
hari dan meny ayangiku dengan tulus
itu
sudah cukup..
aku senang ketika kau merasa
senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang
yg
begitu menyayangi aku yg buta
seperti
ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil
tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat
nanti
aku bisa
melihat lagi..aku pasti akan
menikahimu..
karena hanya kamu satu-satunya orang
yg
dengan tulus menyayangiku. ..
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat
nanti aku
bisa melihat, PASTI aku akan
menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku
sangat
menyayangimu. ..
B : (tersenyum) ya..aku tahu
itu..aku
juga
sangat menyayangimu Girl..
singkat cerita..
Boy melakukan operasi cangkok mata
dan
berhasil..ia mampu melihat lagi..
Ia
pun tidak sabar untuk segera
menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl..
sampai ia berhasil menemukannya. ..
Namun...
alangkah terkejutn ya ia mengetahui
bahwa
ternyata Girl adalah seorang gadis
buta..
Ia tidak bisa menerimanya. .Ia pun
menolak
Girl .
Ia lupa akan semua janjinya..
G : Boy..bukankah kamu sudah
berjanji
akan
menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku
pernah berkata begitu..tapi tidak
dengan
keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu
mengingkari
janjimu sendiri..? bukankah kau
bilang
hanya
aku satu-satunya orang yg
menyayangimu. .?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku
tidak
bisa
menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa
dikhianati..
memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal..ada
sepucuk
surat
disakunya..
"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku
berikan
padamu..tidak banyak yg bisa aku
lakukan
untukmu...
Namun..aku sungguh-sungguh tulus
menyayangimu. .
..Semoga kedua mataku itu bisa berguna
bagimu..bisa membawakan terang dan
keceriaan
dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh
melihat
sesuatu hanya dengan mata..melainkan
juga
dengan hati kita..
Mata itu bisa menipu..namun hati
tidak..
kata hati selalu merupakan kejujuran
terdalam dalam hidup manusia..
Sumber from My opera Pinky
Label:
Diary
|
0
komentar
CERITA SEDIH DILAMPU MERAH
Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang. Lampu berganti kuning. Hati Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.
Prit! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jack menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.
Hey, itu khan Bob, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
“Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!”
“Hai, Jack.” Tanpa senyum.
“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah.”
“Oh ya?” Tampaknya Bob agak ragu.
Nah, bagus kalau begitu. “Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”
“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.”
O-o, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jack harus ganti strategi.
“Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala.” Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.
“Ayo dong Jack. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIMmu.”
Dengan ketus Jack menyerahkan SIM lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bob menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bob mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit. Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bob kembali ke posnya.
Jack mengambil surat tilang yang diselipkan Bob di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jack membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bob.
“Halo Jack, Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, Ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah.
Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk.
Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jack. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. dari Bob.
Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob. Namun, Bob sudah meninggalkan pos jaganya entah kemana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak tentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan.
Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.
Sumber from Scalamedia
Label:
Diary
|
0
komentar
Minggu, 31 Oktober 2010
RENUNGKAN UNTUK CINTA IBU
Surga, Untuk mendapatkan tiket tersebut salah satunya adalah Ibu,
Karena surga di telapak kaki Ibu,
Agar lebih dapat merenungkan lebih dalam, silakan Play video dibawah
Apakah anda tersentuh?
jika iya sempatkan waktu 2 detik saja untuk LIKE post ini,..
T.T Ibu adalah Cinta ke 2 sesudah ALLAH,..
»» Read More...
Karena surga di telapak kaki Ibu,
Agar lebih dapat merenungkan lebih dalam, silakan Play video dibawah
HARAP WATCH ON YOUTUBE ON RIGHT-BOTTOM VIDEO ATAU KLIK VIDEO 2X
Apakah anda tersentuh?
jika iya sempatkan waktu 2 detik saja untuk LIKE post ini,..
T.T Ibu adalah Cinta ke 2 sesudah ALLAH,..
Label:
Diary
|
0
komentar
KISAH 1001 BURUNG KERTAS LIPAT
Reo dan July adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga July berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Reo hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.
Dalam kehidupan mereka berdua, Reo sangat mencintai July. Reo telah melipat 1000 buah burung kertas untuk July dan July kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Reo telah menuliskan harapannya kepada July. Banyak sekali harapan yang telah Reo ungkapkan kepada July. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”,”Semoga Tuhan melindungi July dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada July.
Suatu hari Reo melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Reo berkata kepada July: “ July, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “
Saat mendengar Reo berkata demikian, menangislah July. Ia berkata kepada Reo : “Reo, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!” Saat mendengar itu Reo pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada July. Ia mengatai July matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Akhirnya Reo meninggalkan July menangis seorang diri.
Reo mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap July dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Reo menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Reo, ia adalah bintang kesuksesan.
Suatu hari Reo pun berkelilingkotadengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. Reo pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua July. Reo mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. Reo membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua July.
Reo sangat terkejut ketika didapati orang tua July memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto July dalam makam itu. Reo pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam July untuk menemui orang tua July.
Orang tua July pun berkata kepada Reo :”Reo, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan July yang terkena kanker rahim ganas. July menitipkan sebuahsuratkepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.” Orang tua July menyerahkan sepucuksuratkumal kepada Reo.
Reo membacasuratitu. “Reo, maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputusasaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu Reo, karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu
Reo................................
July “ Setelah membacasuratitu, menangislah Reo. Ia telah berprasangka terhadap July begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati July teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa July kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa July mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih
memilih untuk menganggap July sebagai orang matre tak berperasan.July telah
berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.
Label:
Diary
|
0
komentar
APAKAH WAKTU SUDAH HILANG ?
Sering kali orang-orang memberikan perhatian tentang pemeliharaan hari Sabat Alkitab ingin mengetahui jika kita dapat memberitahukan di mana kita berada dalam urutan waktu. Satu-satunya jalan- untuk membuktikan bahwa waktu telah hilang adalah menentukan kapan dan di mana waktu itu hilang dan di dalam tindakan itu kita akan menemukannya.
1. Apakah hari-hari penciptaan adalah 24 jam, sama seperti sekarang?
Kata Ibrani yang dipakai untuk "hari" dalam Kejadian 1 adalah "yom". Penggunaan umum untuk kata "yom" adalah untuk hari yang lamanya 24 jam. Peraturan dasar untuk penterjemahkan ialah dengan menggunakan arti yang umum, terkecuali konteksnya mempunyai petunjuk jelas atau tanda-tanda bahwa ada arti lain yang dimaksud. Namun tanda-tanda seperti itu tidak ditemukan dalam Kejadian 1, sebaliknya ada beberapa petunjuk /indikator yang mengarahkan ke arti harafiah, hari yang 24 jam lamanya, antara lain :
~ Hari-hari dinyatakan dengan bilangan tingkat ("hari pertama", "hari kedua", ... dst). Apabila kata "yom" disertai kata penunjuk bilangan tentu, maka yang dimaksudkan selalu yang harafiah yaitu 24 jam (misalnya Kejadian 7:11, Keluaran 16:1)
~ Pernyataan "jadilah petang dan jadilah pagi ...", ini dilakukan dalam bahasa Ibrani bila yang dimaksud adalah hari yang lamanya 24 jam. Hal ini merupakan cara khas yang dipakai umat Allah dalam Perjanjian Lama. Satu hari diukur dengan ungkapan "petang dan pagi" yang dimulai dari matahari terbenam (Imamat 23:32, Ulangan 16:6).
~ Pernyataan Allah sendiri dalam Hukum Keempat dalam Sepuluh Hukum (Keluaran 20:8-11) : "... Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, ... Ia berhenti pada hari ketujuh .." Hanya Allahlah yang membuat 1 (satu) pekan berisi 7 (tujuh) hari, sama seperti yang terjadi sampai sekarang. (Baca juga butir 6)
Referensi :
~ Pendalaman Alkitab Sekolah Sabat Dewasa, oleh Randall W. Younker, edisi Indonesia tanggal 18 Juli 1999
~ 27 Uraian Doktrin Dasar Alkitabiah, Dept. Kependetaan MAHK Sedunia, edisi Indonesia, hal 91.
Semenjak jaman penciptaan pada waktu Allah mengasingkan hari yang ketujuh sebagai hari Sabat mingguan, para bapa telah mencatat dengan teliti hari, bulan, dan tahun, contoh: catatan Nabi Nuh dan Air Bah, Kejadian 7: 11,12,24; 8: 4,5, dsb. Tetapi jika manusia bingung dan lalai, Allah tidak akan melupakannya, dan pada zaman Musa, Ia menjauhkan semua dasar kebingungan atau kebimbangan dengan memberikan mujizat yang dramatis.
Keluaran 16:1-36. Lebih 40 tahun atau 2080 minggu Allah membuat empat mujizat setiap minggu, di mana- Ia menunjukkan dan menandai dengan jelas hari Sabat hari ketujuh. (I)Manna turun tiap hari selama lima hari pertama setiap minggu, jika dikumpulkan dua kali lipat akan busuk (2) Pada hari keenam turun dua kali lipat, yang sebagian lagi untuk hari yang ketujuh tidak busuk. (3) Pada hari ketujuh, atau hari Sabat, manna tidak turun.
3. Apakah hari Sabat hilang di antara zaman Musa dan ketika Yesus hidup di atas dunia?
Pada zaman antara pemberian manna dan zaman Kristus, bangsa Yahudi menggunakan satu jenis kalender dan mencatat waktu secara teliti (selain Sabat mingguan, mereka harus merayakan hari-hari raya pada waktu yang ditetapkan, Imamat 23).
Kebiasaan Yesus memelihara hari Sabat membuktikan bangsa Yahudi tidak kehilangan jejak hari Sabat sampai pada zaman-Nya, karena Ia juga memelihara hari yang dipelahara bangsa Yahudi sebagai hari Sabat. Jika seandainya bangsa Yahudi salah dalam perhitungan hari, sudah tentu Yesus akan meralat hal itu (seperti juga ada banyak peraturan-peraturan yang dikecamNya)
4. Sudahkah hari Sabat hilang setelah zaman Yesus?
Hari ketujuh tidak mungkin dapat kehilangan jejak sejak zaman Kristus hingga sekarang, karena :
~ Tiga kalender yang selaras telah dipakai secara berdampingan hampir sepanjang zaman keKristenan, yaitu kalender Yahudi, kalender Kristiani dan kalender Islam. Walaupun ada perbedaan dalam beberapa hal, ketiga-tiganya sesuai mengenai urutan hari-hari dalam minggu.
~ Pemeliharaan hari raya Paskah modern (Easter) yang memperingati hari kebangkitan Kristus dan juga Jumat Agung yang memperingati hari Kematian Kristus. Bila dunia dapat konsisten mengenai hari Jumat dan Minggu, maka tentunya hari Sabtu juga tidak berubah.
~ Tidak pernah ada perubahan kalender yang mempengaruhi urutan hari-hari dalam satu minggu, meskipun pernah ada perubahan dari kalender Julian (zaman Julius Caesar) ke kalender Gregorian (oleh Paus Gregory XIII). Pernyataan mengenai hal ini :"Harus dicatat bahwa pada zaman Kristen urutan hari-hari dalam 1 minggu tidak pernah diganggu. Jadi ketika Paus Gregory XIII membarui kalender tahun 1582, Kamis 4 Oktober, diikuti hari Jumat, 15 Oktober. Demikian juga di Inggris tahun 1752, Rabu 2 September, diikuti oleh hari Kamis, 14 September, (The Catholic Encyclopedia, jilid III, art."Chronology", hal 740).
Keterangan lebih lanjut dapat lihat disini
~ Bukti terakhir untuk menghilangkan bayangan keraguan ialah Ilmu Perbintangan. Jika seorang ahli perbintangan dikurung selama enam bulan dalam sebuah gua di bawah tanah tanpa jam dan kalender atau alat apapun sehingga ia kehilangan jejak perhitungan hari, hanya dalam beberapa jam di dalam sebuah teropong bintang, dengan memeriksa posisi dan gerakan bintang-bintang, ia akan sanggup mengetahui waktu, penanggalan serta hari apa saat itu.
5. Pernyataan ahli Ilmu Perbintangan tentang urutan hari-hari dalam minggu :
~ Dalam bukunya "Hari Yang Hampir Dilupakan" ( hal 30-32 ), Mark Finley menulis : "Sehubungan dengan usaha untuk mendapatkan bukti yang nyata tentang asal usul dan berkesinambungannya siklus mingguan, saya memutuskan untuk menulis surat kepada ahli Ilmu Perbintangan Kerajaan di Royal Greenwich Observatory, London, Inggris. Observatorium Greenwich ini menyimpan catatan yang akurat tentang waktu di seluruh dunia.
Inilah surat saya yang ditulis pada tanggal 11 Februari 1974:
"Tuan yang terhormat:
'Pada saat ini saya sedang mengadakan penelitian tentang urutan siklus mingguan yang tidak pernah putus. Beberapa ahli ilmu perbintangan Eropah menyatakan bahwa siklus mingguan telah sampai kepada kita secara terus menerus dan tidak pernah putus sejak waktu yang lalu; dengan kata lain, bahwa hari ketujuh yang kita miliki dalam siklus mingguan sekarang ini, misalnya saja, adalah sama dengan hari ketujuh dalam minggu yang terdapat di zaman Alkitab. Pertanyaan saya terbagi dalam tiga bagian:
1. Apakah hasil penyelidikan Anda sehubungan dengan siklus mingguan yang tidak pernah putus sejak masa yang lalu itu?
2. Apakah dengan adanya perubahan kalender di masa yang lalu (dari Julian ke Gregorian, dan sebagainya) mempengaruhi siklus mingguan tersebut?
3. Apakah hari Sabtu yang kita miliki pada zaman ini mempunyai pernyataan garis lurus yang sama dalam siklus tujuh hari dibandingkan dengan had Sabtu yang disebutkan dalam catatan Alkitab pada hari penyaliban Kristus?
"Saya sangat menghargai waktu yang Anda gunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan dengan segera mengharapkan jawabanya.
Hormat saya, Mark Finley"
Dan inilah jawabannya:
'Tuan yang terhormat:
"Surat saudara yang ditujukan kepada ahli Ilmu Perbintangan Kerajaan di Greenwich telah dikirimkan kepada kami, dan pimpinannya telah meminta saya untuk menjawabnya.
"Kesinambungan tujuh hari dalam satu minggu sudah dipertahankan sejak zaman yang paling awal dalam agama orang Yahudi.
"Ahli perbintangan boleh jadi menaruh perhatian sehubungan dengan keputusan-keputusan tentang waktu, tanggal di kalender, dan tahun. Akan tetapi, oleh karena siklus mingguan adalah siklus sipil, sosial, dan agama, maka tidak ada alasan apapun yang membuat hal itu diganggu oleh penyesuaian yang terjadi di dalam kalender. Setiap usaha yang dilakukan untuk mengganggu siklus tujuh hari itu selalu saja menimbulkan tantangan yang sangat keras dari pihak kekuasaan bangsa Yahudi, dan kita memastikan bahwa tidak ada gangguan apapun yang terjadi dengan adanya perubahan. Perubahan model kaiender dari Julian ke Gregorian (1582-1927) sudah terjadi tetapi siklus urutan hari dalam minggu itu tidak berubah.
Sahabatmu , R. H. Tucker Pegawai urusan Penerangan"
~ James Robertson, Direktur Efeneris Amerika, Observatorium Angkatan Laut Amerika Serikat menulis, "Kami telah menggunakan kesempatan menyelidiki hasil-hasil pekerjaan para ahli dalam kronologi dan kami belum pernah ... merasa ragu-ragu sedikitpun terhadap perputaran minggu yang terus menerus berlangsung lama sebelum zaman Kristus ... Belum pernah ada perubahan dalam kalender kita pada abad-abad yang silam yang dengan cara apapun telah mempengaruhi perputaran minggu." -Ref.No.EN 23 /H5 (14) (1). Dikutip dari "Menyingkap Tabir", Marjorie & Don Gray, hal 200-201.
6. Urutan hari-hari dalam satu minggu tidak pernah berubah. Dari manakah perhitungan 1 minggu = 7 hari?
- Dari manakah perhitungan 1 hari = 24 jam?
Para ahli menghitung dari lamanya bumi mengitari porosnya sendiri (rotasi bumi).
- Dari manakah perhitungan lamanya 1 bulan?
Para ahli menghitung dari lamanya bulan mengitari bumi.
- Dari manakah perhitungan berapa lama 1 tahun?
Para ahli menghitung dari lamanya bumi mengitari matahari (revolusi bumi).
- Dari manakan perhitungan 1 minggu (yakni 7 hari)?
Para ahli tidak dapat menemukan jawabnya dari fenomena alam, jawabannya hanya terdapat di Alkitab, yaitu karena Allah sendirilah yang membuatnya demikian. "... Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, ... Ia berhenti pada hari ketujuh .." Keluaran 20:11
Catatan : Sejarah membuktikan bahwa periode satu minggu terdiri dari 7 hari inilah yang paling sesuai dengan irama hidup sehari-hari. Pada tahun 1792 Perancis mencoba sistem 1 minggu = 10 hari, tetapi gagal. Pada tahun 1929 Uni Soviet mencoba sistem 5 hari dan pada tahun 1932 enam hari, tetapi pada tahun 1940 mereka kembali ke sistem 7 hari. (Widya Wiyata-Aneka Keajaiban hal 7).
Kesimpulan
Minggu yang digunakan pada zaman Kristus adalah sama dengan minggu kalender kita sekarang. Hari Minggu adalah hari pertama dari minggu itu dan hari Sabtu adalah hari Ketujuh. Yesus hidup di dalam kalender Roma. Apa yang disebut orang Yahudi hari ketujuh dan hari pertama, Roma menyebutnya hari Saturnus dan hari Matahari.
Sumber from Dian web
Label:
Diary
|
1 komentar
Sabtu, 30 Oktober 2010
TUGAS SEORANG PRIA!!
Sesungguhnya
tugas seorang pria adalah
menjadi anak laki-laki
yang menjanjikan masa tua
yang damai bagi kedua orang tuanya,
menjadi wakil ayah yang melindungi keluarga,
suami yang memuliakan istri,
ayah yang menghebatkan anak-anak,
penasehat yang menentramkan masyarakat,
pemimpin yang membesarkan kehidupan sebangsa,
dan menjadi pelayan bagi kemuliaan kemanusiaan,
karena cintanya kepada Tuhan.
»» Read More...
tugas seorang pria adalah
menjadi anak laki-laki
yang menjanjikan masa tua
yang damai bagi kedua orang tuanya,
menjadi wakil ayah yang melindungi keluarga,
suami yang memuliakan istri,
ayah yang menghebatkan anak-anak,
penasehat yang menentramkan masyarakat,
pemimpin yang membesarkan kehidupan sebangsa,
dan menjadi pelayan bagi kemuliaan kemanusiaan,
karena cintanya kepada Tuhan.
By Mario Teguh
Label:
Diary
|
1 komentar
Jumat, 29 Oktober 2010
Inilah Hipotesis MAHASISWA Misterius yang Berhasil Mematahkan Jawaban Sang PROFESOR
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?". Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".
"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan".
"Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos. Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?".
"Tentu saja," jawab si Profesor,
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?" "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."
Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."
Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?" Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya". Profesor itu terdiam.
Mahasiswa tersebut adalah Albert Einstein.
Label:
Diary
|
0
komentar
PIDATO BUNG KARNO MENYAMBUT SUMPAH PEMUDA '56
Inilah pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 yang spektakuler itu. Semoga bisa jadi penggugah semangat.
“Saudara-saudara,Djuga sadja pernah tjeritakan dinegara-negara Barat itu hal artinja manusia, hal artinja massa, massa.
Bahwa dunia ini dihidupi oleh manusia. Bahwa manusia didunia ini, Saudara-saudara, “basically” – pada dasar dan hakekatnja – adalah sama; tidak beda satu sama lain. Dan oleh karena itu manusia inilah jang harus diperhatikan. Bahwa massa inilah achirnja penentu sedjarah, “The Makers of History”. Bahwa massa inilah jang tak boleh diabaikan ~ dan bukan sadja massa jang hidup di Amerika, atau Canada, atau Italia, atau Djerman, atau Swiss, tetapi massa diseluruh dunia.
Sebagai tadi saja katakan: Bahwa “World Prosperity”, “World Emancipation”, “World Peace”, jaitu kekajaan, esedjahteraan haruslah kekajaan dunia : bahwa emansipasi adalah harus emansipasi dunia; bahwa persaudaraan haruslah persaudaraan dunia ; bahwa perdamaian haruslah perdamaian dunia ; bahwa damai adalah harus perdamaian dunia, berdasarkan atas kekuatan massa ini.
Itu saja gambarkan, saja gambarkan dengan seterang-terangnja. Saja datang di Amerika,- terutama sekali di Amerika – Djerman dan lain-lain dengan membawa rombongan. Rombongan inipun selalu saja katakan : Lihat, lihat , lihat, lihat!! Aku jang diberi kewadjiban dan tugas untuk begini : Lihat, lihat, lihat!! – Aku membuat pidato-pidato, aku membuat press-interview, aku memberi penerangan-penerangan; aku jang berbuat, “Ini lho, ini lho Indonesia, ini lho Asia, ini lho Afrika!!”
Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga!Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin tjarilah peladjaran dari pada hal hal ini semuanja, agar supaja saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerdjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air.
Apa jang mereka perhatikan, Saudara-saudara? Jang mereka harus perhatikan, bahwa di negara-negara itu – terutama sekali di Amerika Serikat – apa jang saja katakan tempoh hari disini ” Hollandsdenken ” tidak ada.
“Hollands denken” itu apa? Saja bertanja kepada seorang Amerika. Apa “Hollands denken” artinja, berpikir secara Belanda itu apa? Djawabnja tepat Saudara-saudara “That is thinking penny-wise, proud, and foolish”, katanja.
“Thinking penny-wise, proud and foolish”. Amerika, orang Amerika berkata ini, “Thinking penny-wise” artinja Hitung……..satu sen……..satu sen……..lha ini nanti bisa djadi dua senapa `ndak?…….. satu sen……..satu sen……… “Thinking penny-wise”………”Proud” : congkak, congkak, “Foolish” : bodoh.
Oleh karena akhirnja merugikan dia punja diri sendirilah, kita itu, Saudara-saudara, 350 tahun dicekoki dengan “Hollands denken” itu. Saudara-saudara, kita 350 tahun ikut-ikut, lantas mendjadi orang jang berpikir “penny-wise, proud and foolish”.
Jang tidak mempunjai “imagination”, tidak mempunjai konsepsi-konsepsi besar, tidak mempunjai keberanian – Padahal jang kita lihat di negara-negara lain itu, Saudara-saudara, bangsa bangsa jang mempunjai “imagination”, mempunjai fantasi-fantasi besar: mempunjai keberanian ; mempunjai kesediaan menghadapi risiko ; mempunjai dinamika.
George Washington Monument misalnja, tugu nasional Washington di Washington, Saudara-saudara : Masja Allah!!! Itu bukan bikinan tahun ini ; dibikin sudah abad jang lalu, Saudara-saudara. Tingginja! Besarnja! Saja kagum arsiteknja jang mempunjai “imagination” itu, Saudara-saudara.
Bangsa jang tidak mempunjai : imagination” tidak bisa membikin Washington Monument. Bangsa jang tidak mempunjai “imagination”………ja, bikin tugu, ja “rongdepo”, Saudara-saudara. Tugu “rong depo” katanja sudah tinggi, sudah hebat.
“Pennj-wise” tidak ada, Saudara-saudara. Mereka mengerti bahwa kita – atau mereka – djikalau ingin mendjadi satu bangsa jang besar, ingin mendjadi bangsa jang mempunjai kehendak untuk bekerdja, perlu pula mempunjai “imagination”,: “imagination” hebat, Saudara-saudara.
Perlu djembatan? Ja, bikin djembatan……tetapi djangan djembatan jang selalu tiap tiap sepuluh meter dengan tjagak, Saudara-saudara, Ja , umpamanja kita di sungai Musi…….Tiga hari jang lalu saja ini ditempatnja itu lho Gubernur Sumatera Selatan – Pak Winarno di Palembang – Pak Winarno, hampir hampir saja kata dengan sombong, menundjukkan kepada saja “ini lho Pak! Djembatan ini sedang dibikin, djembatan jang melintasi Sungai Musi” – Saja diam sadja -”Sungai Ogan” – Saja diam sadja, sebab saja hitung-hitung tjagaknja itu. Lha wong bikin djembatan di Sungai Ogan sadja kok tjagak-tjagakan !! Kalau bangsa dengan “imagination” zonder tjagak, Saudara-saudara !!
Tapi sini beton, tapi situ beton !! Satu djembatan, asal kapal besar bisa berlalu dibawah djembatan itu !! Dan saja melihat di San Fransisco misalnja, djembatan jang demikian itu ; djembatan jang pandjangnja empat kilometer, Saudara-saudara ; jang hanja beberapa tjagak srong depa”.
Satu djembatan jang tinggi dari permukaan air hingga limapuluhmeter; jang kapal jang terbesar bisa berlajar dibawah djembatan itu. Saja melihat di Annapolis, Saudara-saudara, satu djembatan jang lima kilometer lebih pandjangnja, “imagination”, “imagination” “imagination”!!! Tjiptaan besar!!!
Jembatan raksasa Golden Gate di San Francisco,sudah berdiri sejak tahun 1937
Kita jang dahulu bisa mentjiptakan tjandi-tjandi besar seperti Borobucur ; kita telah mendjadi satu bangsa jang kecil djiwanja, Saudara-saudara!! Satu bangsa jang sedang ditjandra-tjengkalakan didalam tjandra-tjengkala djatuhnja Madjapahit, sirna ilang kertaning bumi!! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Mendjadi satu bangsa jang kecil, satu bangsa tugu “rong depa”.
Saja tidak berkata berkata bahwa Grand Canyon tidak tjantik. Tapi saja berkata : Tiga danau di Flores lebih tjantik daripada Grand Canyon. Kita ini, Saudara-saudara, bahan tjukup : bahan ketjantikan, bahan kekajaan. Bahan kekajaan sebagai tadi saja katakan : “We have only scratched the surface ” – Kita baru `nggaruk diatasnja sadja.
Kekajaan alamnja, Masja Allah subhanallahu wa ta’ala, kekajaan alam. Saja ditanja : Ada besi ditanah-air Tuan? – Ada, sudah ketemu :belum digali. Ja, benar! Arang-batu ada, Nikel ada, Mangan ada, Uranium ada. Percajalah perkataan Pak Presiden. Kita mempunjai Uranium pula.
Kita kaja, kaja, kaja-raja, Saudara-saudara : Berdasarkan atas “imagination”, djiwa besar, lepaskan kita ini dari hal itu, Saudara-saudara.
Label:
Diary
|
0
komentar
Kamis, 28 Oktober 2010
7 RAHASIA WANITA SAAT BERCINTA
Menjalani kehidupan seksual, pasangan suami istri tidak bisa saling egois. Masing-masing perlu memahami keinginan pasangan agar sama-sama mencapai kebahagiaan dalam berumah tangga.
Masalahnya, seringkali wanita tidak berani mengungkapkan apa yang dia rasakan. Akibatnya, banyak suami bertanya-tanya, bagaimana cara memuaskan pasangannya.
Yang perlu diketahui para suami, wanita mempunya rahasia yang bisa membuat gairahnya makin menggebu-gebu. Agar suami tidak lagi bingung, Artikel ini membocorkan 7 rahasia bercinta wanita, seperti dikutip dari Timesofindia.
1. Ungkapkan perasaan cinta
Gairah wanita akan lebih mudah menyala bila mereka mendengarkan ungkapan-ungkapan tentang perasaan cinta dari psangannya. Pria harus bisa mengutaraka perasaannya, agar hasrat bercinta sang istri bisa bersulut dalam waktu singkat.
2. Banyak wanita khawatir tentang penampilan
Setelah menikah dan melahirkan, banyak wanita yang merasa kurang lagi bagi pasangan. Karena itu, untuk meningkatkan rasa percaya dirinya. Hal ini akan berefek pada 'aksi' wanita saat bercinta.
3. Wanita ingin suami membantu mood bercinta
Wanita membutuhkan perasaan da perlakuan yang lembut sebelum bercinta. Misalnya, bagaimana memperlakukannya saat ketempat tidur. Hal ini sangat mempengaruhi respon dan performanya ditempat tidur. Sikap tidak perhatian, bahasa kasar, nada kasar, kata-kata menyakitkan, dan kritik hanya akan membuat wanita sulit merasa antusias dan bersemangat saat bercinta.
4. Orgasme bukan suatu keharusan buat wanita
Banyak pria berpikir bahwa pasangan yang baik adalah yang bisa membuat wanita mencapai puncak kenikmatan seksual. memang tidak salah jika bisa menyenangkan pasangan, tapi keharusan klimaks tidak selalu penting bagi wanita. Terkadang daripada harus klimaks, wanita lebih menyukai foreplay saja.
5. Jangan terlalu serius saat bercinta
Bercinta dengan selingan main-main justru lebih berkualitas. Banyak pria yang terlalu serius tentang kegiatan seks. Mereka lupa untuk tertawa, romantis, nakal, dan bersenang-senang. Bercinta sambil melakukan permainan dapat membuat momen intim menjadi menyenangkan dan santai.
6. Wanita suka belaian
Wanita menyukai perlakuan romantis, pelukan, pegangan tangan dan ciuman. Banyak wanita mengeluh, karena pasangan mereka jarang atau tidak pernah melakukan hal ini. Tak hanya saat bercinta, saat menghabiskan waktu berdua, wanita suka dimanja dengan sentuhan dan ciuman.
7. Pentingnya perhatian hangat setelah bercinta
Sebagian wanita mengeluhkan pasangan mereka yang langsung tertidur setelah bercinta. Memang benar bahwa ketika seorang pria berhubungan seks, tingkat endorphinnya sangat tinggi. Setelah ejakulasi, pria melalui sebuah fase refraktori saat dia kehilangan ereksi. Sedangkan bagi wanita, fase itu terjadi secara bertahap.
Jadi, jika Anda tidak suka pasangan langsung tidur, katakan padanya. Ajak suami mengobrol saat Anda masih dalam pelukannya. Setelah itu, Anda berdua pun bisa tertidur pulas.
By ViveNews
Label:
Diary
|
0
komentar
Senin, 25 Oktober 2010
AKU MENANGIS UNTUK ADIKKU (REAL STORY)
Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
“Siapa yang mencuri uang itu?”
Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata,
“Ayah, aku yang melakukannya!”
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi,
“Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”
Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, aku tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata,
“Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.
Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, aku diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Aku mendengarnya memberengut,
“Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…”
Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?”
Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.”
Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya, “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti Ayah mesti mengemis di jalanan, Ayah akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!”
Dan begitu kemudian Ayah mengetuk setiap rumah di dusun untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya, kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”
Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku,
“Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimimu uang.” Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.
Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas). Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan,
“Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!”
Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, ”Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku bahwa kamu adalah adikku?”
Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakan Kakak?”
Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu…”
Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir Kakak juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.
Kali pertama aku membawa calon suamiku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah calon suamiku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!”
Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”
Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan membalut lukanya.
“Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya.
“Tidak, tidak sakit. Kakak tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…”
Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali aku dan suamiku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”
Suamiku menjadi direktur pabrik. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, aku menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kata-kata Kakak sebelumnya?”
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “Pikirkan kakak ipar. Ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?”
Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah, “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!”
“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.
Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?”
Bahkan tanpa berpikir ia menjawab, “Kakakku.”
Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, Kakak berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangan Kakak begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sendoknya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”
Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku,
“Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih padanya adalah adikku.”
Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.
SALAM
Label:
Diary
|
0
komentar
Apa itu CINTA?
Apakah telapak tanganmu berkeringat, jantungmu berdetak cepat, dan suaramu tercekat saat berada di dekatnya?
* Itu bukan Cinta, itu Suka.
Apakah kamu tak bisa melepaskan pandangan atau genggaman dari dirinya?
* Itu bukan Cinta, itu Nafsu.
Apakah kamu menginginkan dia Apa itu CINTA? Apakah telapak tanganmu berkeringat, jantungmu berdetak cepat, dan suaramu tercekat saat berada di dekatnya?
* Itu bukan Cinta, itu Suka.
Apakah kamu tak bisa melepaskan pandangan atau genggaman dari dirinya?
* Itu bukan Cinta, itu Nafsu.
Apakah kamu menginginkan dia saat dia sedang tidak ada?
* Itu bukan Cinta, itu Kesepian.
Apakah kamu ada di sana karena itulah yang diinginkannya?
* Itu bukan Cinta, itu Kesetiaan.
Apakah kamu menerima pengakuan cintanya karena kamu tak ingin menyakitinya?
* Itu bukan Cinta, itu Kasihan.
Apakah kamu ada di sana karena dia memelukmu atau menggenggam tanganmu?
* Itu bukan Cinta, itu Ketergantungan.
Apakah kamu ingin memiliknya karena tatapan matanya membuat hatimu berdegup kencang?
* Itu bukan Cinta, itu Tergila-gila.
Apakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu peduli padanya?
* Itu bukan Cinta, itu Persahabatan.
Apakah kamu mengatakan padanya setiap hari bahwa dialah satu-satunya orang yang kamu pikirkan?
* Itu bukan Cinta, itu Dusta.
Apakah kamu ingin memberikan semua benda kesayanganmu untuknya?
* Itu bukan Cinta, itu Sikap dermawan.
Apakah hatimu sedih dan sakit saat dia sedang terluka, dan sebisa mungkin ingin mengobati luka hatinya?
* Barulah itu Cinta.
Apakah kamu tertarik pada orang lain, tapi tetap setia mendampinginya tanpa pernah menyesal?
* Barulah itu Cinta.
Apakah kamu menerima segala kesalahan dan kekurangannya karena itulah bagian dari dirinya?
* Barulah itu Cinta.
Apakah kamu menangis saat dia sedih meskipun dia kuat?
* Barulah itu Cinta.
Apakah kamu memafkannya dan bersedia tetap bersamanya saat dia menyakiti?
* Barulah itu Cinta.
Apakah kamu tetap setia apapun yang terjadi, baik saat gembira maupun sengsara?
* Barulah itu Cinta.
Apakah kamu bersedia memberikan hatimu, hidupmu, dan matimu untuknya?
* Ya, itulah Cinta.
From Note Facebook
Label:
Diary
|
0
komentar
Minggu, 24 Oktober 2010
RAHASIA WANITA YANG HARUS DIKETAHUI PRIA!
yg di sembunyikan cew g sesuai dg yg di lakukan..;)
menurut aku se gni..
-klo cew blg dia sedang bersedih, tp dia tidak meneteskan airmata, itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.
-klo dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya, lebih baik kamu beri dy waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dg ucapan maaf.
-cew ssah untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (cuz itu banyak cew yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
-klo cew jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.
-klo cow yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya, dia akan cair kyk coklat!!
-cew memang menyukai pujian tpi selalu gk tahu cara menerima pujian.
-klo kamu tidak suka sm cew yang menyukai kamu setengah mati, tolak cintanya dengan lembut, jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri cew yg kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan, dia akan melakukan apa saja.
-klo seorang cewsedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya, biarkan sjnak. Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan, cobalah tegur dia plan2.
-cew suka meluapkan apa yang mereka rasa. Musik, puisi, lukisan dan tulisan adlh cara termudah mereka meluapkan isi hati mereka.
-Jangan sesekali beritahu kepada cew tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.
-Bila pertama kali cow yg dicintainya sedang diam memberikan respon positif, misalnya menghubunginya melalui telepon, si cew akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat, tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh menit, semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.
-klo kamu menyukai seorang cew, mulailah dengan persahabatan. Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.
-klo seorang cew memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar, tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
-Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.
-jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya. Tanya dia sendiri!!
-Setelah seorang cew jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.
-Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati cew bacalah buku-buku cinta.
-Bila setiap kali melihat foto bersama, yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya, kemudian barulah dirinya sendiri.
-Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!
-satu ucapan 'Hai' saja sudah cukup menceriakan harinya.
-Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.
-cew paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.
-Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.
-Semua cew menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati.
-Senjata cew adalah airmata!!
-cew suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya (hadiah, bunga atau sekadar kata-kata romantis). Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati. Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.
-cew mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya. So, kalau mau memikat cew pandai-pandailah.
-Sebenarnya mudah mengambil hati cew karena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.
by Ganjar Mulya Sukmana
Label:
Diary
|
0
komentar
Untukmu mamaku
Siang itu pulang sekolah aku makan disamping mamaku, beliaulah yang telah melahirkan dan mengurusku dari kecil dengan penuh kasih sayang. Aku memiliki satu adik perempuan yang masih berumur kuranglebih dua tahun. Aku sendiri masih berumur 7 tahun.
Sudah tiga hari ini mamaku terbaring sakit panas tinggi, sementara papaku ada dikota lain sedang mengurus sesuatu. Karena mama sakit kami menginap dirumah nenek.
Wajah mamaku pucat dan lesu tangannya membelai rambutku.
“Sayang, jika mama nanti sudah tidak ada, jangan nakal ya, jaga adikmu ya.., jangan nakal dengan ibu tirimu” kata mamaku yang aku tidak mengerti maksudnya apa.
Hanya menunduk dan terus melanjukan makanku.
Waktu itu aku ingat mama memakai baju hangat berwarna hijau.
Tanpa ada firasat apa-apa, seperti biasa main dengan sepupu dan adikku tidak jauh dari mamaku. Keluarga ku yang lain bergantian mengurus mamaku
Sorenya papaku pulang, aku gembira sekali sudah hampir dua minggu tidak bertemu papaku. Suasana terasa hangat kami terus bercengkrama disamping pembaringan mama, adikku juga ada disana.
Tiada disangka ini adalah sore dan malam terakhir aku bersama mamaku, setelah kedatangan papa, kondisi mama membaik sebentar, namun sekitar jam 11 malam kondisi mama kristis, semua keluarga telah berkumpul, Aku dan adikku sempat diminta mama agar mendekat ke ranjang ditempat mama terbaring, cuma aku saja yang ada disana. Adikku dipisahkan kekamar sebelah tidur.
Ini lah detik detik terakhir aku melihat mamaku, Didepanku, papa, nenek paman dan keluargaku yang lain mama berpulang kerahmatulah.
Mamaku telah pergi, mamaku telah tiada. Innalilahi wa innailaii rajiun.
Allah telah menjemput mamaku disaat aku dan adikku masih kecil.
Kami semua sayang pada mama, mungkin Allah lebih sayang pada mama, Allah tidak ingin mama lama dalam penderitaan sakitnya.
Kini kehidupanku adikku berubah, hidup tanpa orang yang kami sayangi. Jika adiku bertanya tentang mama, kami menghiburnya “mama sedang bobo.. jauuuh sekali nanti juga pulang”
Lama kelamaan adikku mengerti kalau mamanya tak mungkin kembali.
Aku mulai hidup pindah pindah dari satu kota kekota lain, ikut keluarga mamku. Membuatku lebih tegar menghadapi hidup. Aku juga pernah tinggal bersama papa dan mama tiriku, disini aku baru menyadari pesan mamaku siang hari sebelum beliau meninggal. Aku harus jadi anak yang baik dan menjaga adikku satu satunya.
Mama tiriku sangat baik, Allah mengganti mamaku dengan mama yang mengajarkan banyak hal, membaca alquran sehingga sekarang membuatku hafal beberapa juz alquran, Sholat, memasak, mencuci, mengurus rumah, beternak dan bertani. Walaupun aku anak laki-laki tapi di kelas 5 SD aku sudah bisa diandalkan mama tiriku tentang masalah dapur dan rumah.
Pahit kehidupan kulalui, kadang aku harus bekerja sambil sekolah untuk membiaya hidupku. Pekerjaan ini aku bisa membantu sekolah adikku sampai tamat SMA,
Aku tumbuh remaja.
Tapi aku tidak bisa seperti remaja lain yang menghabiskan masa remajanya dengan indah.
Kehidupan keras menempaku, aku pernah tinggal didaerah terminal antarkota, tinggal didaerah pasar. Segala bentuk pergaulan kulalui, tak jarang aku harus berkelahi meghadapi anak anak lain yang akhirnya menjadi sahabat-sahabatku.
Semenjak meninggal ibuku karakterku terbentuk keras, perkelahian dan amarah menjadi kebiasaanku tak jarang papa dan nenek ku harus berurusan dengan orangtua temanku dan dokter, karena korban pukulan, ada beberapa orang yang harus dijahit pelipis dan dagunya. Namun tak jarangpula aku pulang dengan wajah biru dan lebam.
Mama.., Maafkan aku aku tidah bisa menjadi anakmu yang baik. Kehidupan ini begitu keras.
Tahun terus berlalu, keadaan telah merubahku, semakin keras hidup ini. Semakin tegar aku hadapi. Kini kujalani hiduku dengan Islami, mendekatkan diri kepada Allah, kuteruskan hafalan Qur’anku, membuat hidupkan ku lebih tenang.
Aku sadar Allah lah yang telah merencanakan kehidupan untukku, dibalik pahitnya hidupku Allah telah beri banyak kebaiikan untukku, segala keahlian dari mama tiriku, Disiplin, Jiwa persaudaraan di teman teman jalananku, dan nikmat yang lain yang tidak dapat ku hitung satu persatu.
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ?” (QS Arrahman : 13)
Namun disetiap moment indah kekeluargaan, seperti Idul fitri, semua orang kembali kekampung halaman untuk silaturahmi dengan mama atau keluarga mereka
Sementara aku hanya tertunduk menangis disini mengenang mamaku,
Dihari ibu ini suasana hatiku kembali kacau ingat mamaku sambil memegang salah satu photo mama ketika menggendongku, istirahatlah mama… doaku selalu untuk mama,
Kehidupanku masih panjang, dan akan kuperjuangkan. Aku kan selalu jaga Adikku untuk mama.
By Google
Label:
Diary
|
0
komentar
Sabtu, 23 Oktober 2010
Komentar anda adalah tambahan ilmu bagi saya
Kenapa manusia tetap melakukan dosa wlaupun mereka tahu kalo itu adalah dosa?
Karena "Nafsu". Kita sebagai manusia di anugrahi nafsu oleh Allah. Bahkan malaikat-pun tidak di ber nafsu oleh Allah. Nafsu ada yang bener dan ada yang ga bener. kalo yg bener si pasti dah pada tau lah (Nafsu Makan..XD)..nah kalo nafsu yg ga bener iu nafsu yg agak menjerumuskan bahkan sangat menjerumuskan kita ke hal-hal yang "buruk".. Nah, biar kita jadi orang2 yang bener, kita harus bisa meng-kontrol nafsu kita supaya kita tidak terbawa nafsu untuk melakukan hal yang buruk..Misalnya: "pergaulan bebas"..anak muda jaman sekarang apalagi remaja mudah terjerumus ke dalam hal yang ga bener dan emang ga bisa di anggap bener sama sekali...
Karena faktor "Ekonomi". misalnya ada sebuah keluarga miskin di bawah kolong jembatan (bukan koloong tempat tidur) penuh dengan hutang di sana sini...rentenir nagih bola-bali-bola kepada keluarga tersebut..sampai2 mengancam mau di proses secara hukum...ngga tahan ngerasainnya,,se-ekor anak, eh seorang anak dari keluarga tersebut ingin dapet uang yang mudah, cepat, dan menghalalkan segala cara..dia sampe2 mau mencuri demi menghidupi keluarganya tersebut..bahkan ada yang smpe jual diri (10 ribu 3,,obral..obral) demi dapet uang...nah,bayangkan..bila sesuap nasi yang kita makan dari pekerjaan tersebut mengandung 10 dosa, berapa dosa yang kita dapat dari sepiring nasi??(jadi agan kaskus mendadak kali...tapi juragan dosa)..walaupun di dunianya bkalan makmur,,bagaimana di akhirat nanti??
Karena paksaan atau ajakan. Sebenernya ini yang paling gampang dihindari..tapi maklum lah,,anak muda jaman sekarang, Gengsi Dooonk...apalagi remaja2 jaman sekarang...padahal aslinya mereka pinter..tapi mereka mau2nya di begoin sama orang bego..jadi ikut bego pula..Misal, ada sahabat namanya Upin dan Ipin..Si upin anaknya pinter dan rajin belajar..sedangkan si Ipin anaknya tukang mabok, judi, gaplek, togel, ngrokok, bahkan narkoba..suatu hari si ipin ngajak upin nongkrong di stadion..dengan pedenya si ipin mengeluarkan botol yang bertuliskan "Topi Miring" (seneng sing miring2)..si Upin emang pinter,,tapi ga tau masalah gituan..dengan lugunya dia bertanya: "heh bro,, ombenan opo kuwi??secang yo??"..si ipin menjawab: " anu kie dulure secang..jenenge ciu..rasane ra beda adoh si..tapi luwih joss timbang secang..njaluk ora?"...Upin: " ora lah..mbok sejenis karo miras"..Ipin: " njajal sit...nyesel nek ora njajal". Si Upin pun mencobanya...akhirnya dia "mendem" dan dia pun ikut ketagihan...dasar orang pinter..mau aja di begoi sm orang bego..
Kharisma Setyawan
Label:
Diary
|
0
komentar
ARTI PENGORBANAN SEBUAH HUBUNGAN
%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESobat%2C+sebelum+Anda+mulai+membacanya%2C+segarkan+terlebih+dahulu+kepala+Anda+dari+semua+pikiran+yang+menganggu.+Setelah+itu+baru+Anda+salami+apa+yang+akan+saya+bagikan.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESudah%3F+Hal+tersebut+harus+Anda+lakukan+agar+dinamika+social+yang+saya+bagikan+kepada+Anda+dapat+memberikan+hasilnya+secara+maksimal.+Mari+kita+mulaiAnda+mungkin+terkejut+melihat+judul+yang+sangat+mengundang+perdebatan+ini%2C+begitu+pula+dengan+saya+ketika+mengetik+judul+tersebut.%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cspan+class%3D%22fullpost%22%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESebuah+disclaimer+yang+digunakan+hampir+setiap+wanita+untuk+memarahi+pasangannya+ketika+sang+pria+tidak+ingin+mengorbankan+sesuatu+demi+diri+sang+wanita.+Saya+sangat+tergelitik+untuk+membahasnya+dari+kulit+luar+%28walaupun+ini+bukan+inti+bahasannya%29.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESeperti+yang+sudah+kita+ketahui+bahwa+cinta+atau+hubungan+in-relationship+itu+membutuhkan+2+orang%2C+it+takes+two+to+tango%2C+seharusnya+baik+pria+maupun+wanita+melakukannya+demi+pasangannya.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESaya+tidak+akan+menyangkal+bahwa+wanita+sudah+berkorban+juga.+Wanita+merasa+berkorban+apabila+mereka+harus+pergi+bersama+pacarnya+walaupun+tadinya+dia+diajak+oleh+teman-temannya+pergi+shopping%2C+dan+ia+juga+merasa+telah+berkorban+untuk+tidak+keluar+malam+apabila+tidak+diperbolehkan+oleh+pacarnya.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ENamun+bila+sang+pria+melakukan+hal+yang+sama+atau+menuruti+setiap+larangan+kekasihnya%2C+di+mata+wanita+hal+tersebut+BUKANLAH+sebuah+pengorbanan+dari+sisi+pria.+Bahkan+ketika+Anda+mengantar+jemput+sang+wanita+dengan+cukup+rutin%2C+hal+itu+juga+sering+kali+tidak+disebut+sebagai+pengorbanan%21%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EHal-hal+tersebut+di+lihat+wanita+sebagai+KEWAJIBAN+pria%21++Hal+yang+aneh%2C+bukan%3F%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESedikit+bahasan+untuk+masuk+ke+topik+yang+sebenarnya.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EDi+atas+saya+mengatakan+bahwa+pengorbanan%2Fmelakukan+sesuatu+demi+pasangannya+adalah+hal+normal.+Ya%2C+benar+itu+adalah+normal+apabila+Anda+lakukan+untuk+PASANGAN+ANDA%21%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EAnggukan+kepala+Anda+apabila+Anda+mengerti.+Apabila+belum%2C+baca+lagi+mulai+dari+paragraf+ke-3.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EMemulai+cinta+atau+hubungan+seharusnya+dimulai+dengan+saling+mengenal+satu+sama+lain%2C+namun+yang+dilakukan+malah+sebaliknya.+Baik+pria+maupun+wanita+yang+sedang+tertarik+dengan+seseorang+akan+berusaha+melakukan+semua+yang+diinginkan+oleh+orang+yang+disukainya+%28baca%3A+gebetan%29.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EDengan+kata+lain%2C+Anda+tidak+menjadi+diri+Anda+sendiri+ketika+sedang+PDKT.+Anda+berusaha+memberikan+pelayanan+dan+image+terbaik+tentang+diri+Anda+untuk+sang+gebetan.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESebuah+cerita+yang+seringkali+saya+dengar%2C+dan+pernah+saya+lakukan+dahulu+%28saya+adalah+alumni+HSEW+X%2C+jadi+jelas+sekali+saya+pernah+melakukan+hal+bodoh+tersebut%29.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESeperti+yang+terjadi+baru-baru+ini%2C+salah+satu+teman+saya+sedang+melakukan+PDKT+pada+seorang+wanita+yang+sudah+dikenalnya+cukup+lama.+Wanita+tersebut+berada+dalam+lingkaran+sosialnya%2C+yang+berarti+sang+wanita+sudah+termasuk+dalam+kelompok+pertemanan+pria+itu.+Teman+saya+itu+berusaha+selalu+bersedia+dan+siap+untuk+menjemput+sang+wanita%2C+maupun+mengantarnya+pulang+ketika+mereka+pergi+hang-out.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EBelum+lagi+ditambah+dengan+berusaha+bersikap+lucu%2C+dan+mencari+perhatian+wanita+tersebut.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EAnggukan+kepala+Anda+apabila+Anda+pernah+melakukannya%21%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EBegitu+pula+dengan+wanita%2C+saya+mengenal+seorang+wanita+yang+menarik%2C+tinggi%2C+putih%2C+berparas+cantik%2C+dan+fashionable%2C+serta+sepertinya+memiliki+kepribadian+yang+baik+di+mata+saya.+Kita+beri+dia+inisial+V.+Sejak+hari+pertama+saya+berkenalan+dengannya+dan+bertukar+nomor+handphone%2C+saya+tahu+bahwa+saya+dan+dia+tertarik+satu+sama+lain.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EPendek+cerita%2C+hubungan+saya+dan+V+semakin+dekat.+Dia+memberitahu+saya+bahwa+dia+putus+dengan+pacarnya+saat+itu+%28saya+tidak+mengetahui+bahwa+dia+sedang+menjalani+hubungan+dengan+seseorang%2C+dan+saya+pun+memang+tidak+berusaha+mencari+tahu%29.+Setelah+itu+dia+jadi+lebih+sering+menghubungi+saya+dan+kita+pergi+berpetualang+dengan+alumni+dan+instruktur+lainnya.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EV+mulai+menunjukkan+tanda-tanda+untuk+melanjutkan+hubungan+ini+lebih+dari+sekedar+teman+dekat+dan+gebetan%2C+namun+karena+waktu+itu+saya+harus+pulang+ke+daerah+untuk+mengadakan+sebuah+event+berskala+nasional.+Jadi+saya+menunda+%27status%27+itu.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ETernyata+begitu+saya+tiba+di+sana%2C+saya+harus+merombak+semua+susunan+acara%2C+logistik%2C+dan+akomodasi.+Itu+menyebabkan+saya+sangat+luar+biasa+sibuk.+Sedangkan+di+saat+yang+bersamaan%2C+V+memaksa+untuk+merapikan+kamar+saya+dan+membersihkannya+ketika+saya+pergi+%28nilai+yang+sangat+bagus+dimata+saya%29.Namun+karena+terlalu+sibuk+melakukan+semua+pekerjaan+yang+harus+saya+kerjaan.+Diapun+sangat+kesulitan+untuk+menghubungi+saya.+Dan+dia+mengatakan+kangen+dan+sedih.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%2un+kebanyakan+yang+terjadi+adalah+sebaliknya.+Dan+dinamika+hubungan+yang2text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EKetika+saya+kembali+lagi+ke+Jakarta+dengan+sebuah+janji+dalam+diri+saya%2C+bahwa+saya+akan+menemani+V+sepenuhnya+dan+melewati+hari-hari+yang+menyenangkan.+Tapi+ternyata+dia+sudah+memiliki+perilaku+yang+cukup+berbeda.+Dan+akhirnya+dia+mengaku+bahwa+SEMUA+HAL+YANG+DIA+LAKUKAN+ITU+KARENA+DIA+SEDANG+PDKT.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EPPPPUUUUUFFFFTTTTTT%21%21%21+Semua+perasaan+sayang%2C+suka%2C+bersalah%2C+HILANG+digantikan+dengan+perasaan+LEGA+karena+saya+hampir+salah+dalam+memilih+partner+saya.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%wanita+begitu+baik+dan+perhatian+terhadap+Anda%2C+itu+sebenarnya+ternyata+hanya+untuk+menimbulkan+rasa+suka+dalam+diri+Anda.+Dapatkah+Anda+bayangkan+bahwa+Anda+akan+berpacaran+dengan+orang+yang+berbeda+sikapnya+dari+sewaktu+masa-masa+PDKT.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EYang+ideal+adalah+apabila+dalam+hubungan+Anda+dan+pasangan+Anda+menjadi+justru+malah+bersikap+lebih+baik+dan+lebih+perhatian+satu+sama+lain%2C+daripada+ketika+masa-masa+PDKT.+Namun+kebanyakan+yang+terjadi+adalah+sebaliknya.+Dan+dinamika+hubungan+yang+terjadi+akan+menjadi+kacau.+Mulai+adanya+perselingkuhan%2C+tidak+lagi+saling+peduli%2C+dll.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EDari+kedua+cerita+diatas+dapat+Anda+ketahui+bahwa+ketika+Anda+melakukan+pengorbanan+di+awal%2C+bahkan+sebelum+hubungan+itu+terjadi+hanya+akan+membawa+itu+kedua+arah%3A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E1.+Hancur+saat+itu+juga%2C+karena+itu+jelas+menunjukkan+bahwa+Anda+NGAREP%21+Soal+ngarep+tidak+akan+saya+bahas+disini+karena+sudah+di+bahas+di+begitu+banyak+artikel+lainnya.%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E2.+Hancur+di+kemudian+hari%2C+baik+bentuknya+adalah+putus+ataupun+jenis+hubungan+yang+tidak+berkualitas+dan+berantakan.%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EBersikaplah+seperti+biasanya+seperti+ketika+Anda+bergaul+dengan+orang+lain.+Karena+ketika+Anda+berusaha+menunjukkan+diri+Anda+yang+suka+berkorban+demi+dirinya%2C+bagi+sang+wanita+itu+adalah+hal+NORMAL%21+Itu+adalah+kewajiban+Anda+karena+Anda+yang+mengejarnya%21%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EMaka+ketika+Anda+berdua+menjalani+hubungan+pacaran%2C+sang+wanita+akan+mengharapkan+lebih+karena+dia+sekarang+adalah+pacar+Anda.+Pengorbanan+Anda+harus+lebih+besar+dari+pada+sewaktu+masih+PDKT.+Ketika+Anda+sudah+habis-habisan+di+masa+PDKT%2C+APALAGI+YANG+AKAN+ANDA+KORBANKAN+KETIKA+PACARAN%3F%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EAkhirnya+harga+diri+Anda+pun+dikorbankan.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ELanjutkan+ke+paragraf+berikutnya+hanya+jika+Anda+sudah+mengerti+apa+yang+saya+tuliskan+di+atas.%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3ESampai+saat+ini+saya+hanya+menemukan+2+cara+terbaik+untuk+menghindari+2+kehancuran+di+atas.%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E1.+Bersikaplah+seperti+biasa+ketika+bertemu+dengan+wanita%2C+lakukan+padanya+hal-hal+yang+juga+Anda+lakukan+pada+orang+lain.+Dengan+kata+lain%3A+biasa+saja%2C+jangan+berlebihan%21%3C%2Fdiv%3E+%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3E2.+Mulailah+berinvestasi+untuk+diri+Anda.+Kalau+selama+ini+Anda+rela+berkorban+untuk+para+wanita+yang+nantinya+akan+pergi+dari+hidup+Anda%2C+kenapa+Anda+tidak+mau+berinvestasi+untuk+diri+Anda+sendiri+yang+akan+selalu+menemani+Anda+sampai+liang+kubur%3F%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+justify%3B%22%3EKetika+Anda+melakukan+sesuatu+untuk+wanita+di+luar+sana+itulah+artinya+berkorban%2C+tapi+apabila+Anda+melakukannya+untuk+diri+Anda+sendiri+itu+adalah+investasi.%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+right%3B%22%3EBy+Edho%3C%2Fdiv%3E%3Cdiv+style%3D%22text-align%3A+right%3B%22%3E%3Ca+href%3D%22http%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2Fpost-create.g%3FblogID%3D5490833461222838613%26amp%3Bpli%3D1%23%22+target%3D%22_blank%22+rel%3D%22dofollow%22+onclick%3D%22window.open%28%27http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fedhovai%27%29%3B+return+false%3B%22%3E%3Cspan+class%3D%22Apple-style-span%22+style%3D%22color%3A+rgb%280%2C+0%2C+0%29%3B+-webkit-text-decorations-in-effect%3A+none%3B+%22%3E%3C%2Fspan%3E%3C%2Fa%3E%3Ca+href%3D%22http%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2Fpost-create.g%3FblogID%3D5490833461222838613%26amp%3Bpli%3D1%23%22+target%3D%22_blank%22+rel%3D%22dofollow%22+onclick%3D%22window.open%28%27http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fedhovai%27%29%3B+return+false%3B%22%3EOn+Facebook%3C%2Fa%3E%3C%2Fdiv%3E%3C%2Fspan%3E
»» Read More...
Label:
Diary
|
0
komentar
Kamis, 21 Oktober 2010
My Ability
Makin hari makin takut sama diri sendiri,,,
Apa yang ada dalam pikiran dan terucap,,,
Bahkan apa yang ada dalam mimpi semuanya adalah nyata,,,
Bukan hanya kebetulan sesaat,,,
Tapi sudah banyak yang terbukti,,,
Harusnya ini adalah anugerah dari Nya,,,
Tapi entah kenapa aq jadi takut,,,
Takut dengan apa yang terlintas dalam pikiran,,,
Takut dengan apa yang terucap dari mulut,,,
Takut dengan apa yang hadir dalam mimpi,,,
Mengetahui apa yang seharusnya belum atau bahkan tidak perlu aq ketahui,,,
Bahkan mengetahui apa yang belum terjadi,,,
Semuanya terasa tidak masuk akal,,,
Tapi memang nyata,,,
Dan aq selalu merasa dikejar2 oleh mimpi,,,
Karna aq harus menunggu kapan hal itu terjadi,,,
Cepat atau lambat pasti akan terjadi,,,
Jika saja yang terlintas dalam pikiran dan yang hadir dalam mimpi selalu hal indah,,,
Tentu tidak akan membuat aq merasa takut,,,
Tapi bagaimana jika yang terlintas dan hadir adalah hal2 buruk yang tidak ingin aq ketahui?
Menghindar bukan jalan terbaik, karna mau tidak mau aq harus menghadapinya,,,
Tapi semakin hari aq semakin takut dengan diri aq sendiri :'(
»» Read More...
Apa yang ada dalam pikiran dan terucap,,,
Bahkan apa yang ada dalam mimpi semuanya adalah nyata,,,
Bukan hanya kebetulan sesaat,,,
Tapi sudah banyak yang terbukti,,,
Harusnya ini adalah anugerah dari Nya,,,
Tapi entah kenapa aq jadi takut,,,
Takut dengan apa yang terlintas dalam pikiran,,,
Takut dengan apa yang terucap dari mulut,,,
Takut dengan apa yang hadir dalam mimpi,,,
Mengetahui apa yang seharusnya belum atau bahkan tidak perlu aq ketahui,,,
Bahkan mengetahui apa yang belum terjadi,,,
Semuanya terasa tidak masuk akal,,,
Tapi memang nyata,,,
Dan aq selalu merasa dikejar2 oleh mimpi,,,
Karna aq harus menunggu kapan hal itu terjadi,,,
Cepat atau lambat pasti akan terjadi,,,
Jika saja yang terlintas dalam pikiran dan yang hadir dalam mimpi selalu hal indah,,,
Tentu tidak akan membuat aq merasa takut,,,
Tapi bagaimana jika yang terlintas dan hadir adalah hal2 buruk yang tidak ingin aq ketahui?
Menghindar bukan jalan terbaik, karna mau tidak mau aq harus menghadapinya,,,
Tapi semakin hari aq semakin takut dengan diri aq sendiri :'(
Dixa Dewi Nuraini
Label:
Diary
|
0
komentar
Kamis, 14 Oktober 2010
PUISI POLITIK SOSIAL INDONESIA
Banyak yang bilang Kita adalah satu
dibawah bendera indonesia
bagaimana bisa dibilang satu
sampai sekarang saja kami masih tersiksa
DPR bergaji besar
tapi hanya bisa duduk dan berdiam
Pemilu adalah omong besar
tapi kenyataan kami tetap terbungkam
Terlalu sering kami di usir
tak boleh berdagang di pinggir jalan
mereka beralasan kami bagai air yang mengalir
merusak pemandangan indah dan terlihat seperti sampah jalanan
Para pejabat selalu saja berjanji indah
memberikan kami sebuah lahan pekerjaan
mana!? kau bicara indah seperti lintah
selalu saja ingkar dan banyak alasan
Gaji berjuta juta
hanya sebagian yang ingin berbagi
banyak orang miskin menderita
haiiii! kemana saja kau pejabat tinggi
Jabatan tinggi, bergaji besar
tetap saja mengambil uang rakyat
hai Koruptor koruptor
kau lah sesungguhnya maling terlaknat
Hukum adalah Rekayasa
Pembodohan adalah Realita
COPET saja Dipukuli Masa
Dan KORUPTOR harusnya BINASA
Hak Cipta : Isna Hidaken
Label:
Diary
|
2
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)