Sabtu, 20 November 2010

SIAPA PENGUASA INTERNET DUNIA?

Siapakah penguasa internet didunia? dulu saya akan menjawab USA and RUSSIA, karena 2 negara tersebut tidak besar dalam militer saja tetapi iya juga dalam HACKER n' CRACKER. Tapi saya cari-cari di google ternyata buka mereka berdua.

Kesimpulan yang saya baca adalah "USA tidak berani mengatakan bahwa dia adalah NOMOR 1 DUNIA."

Dengan sedikit ilmu yang saya berikan dibawah ini mungkin akan membuka mata dan naluri kita bahwa sangatlah besar dunia internet itu.


240
Top-Level-Domain (TLD) ada di seluruh dunia, termasuk domain untuk negara yang cukup terasing, seperti .pn untuk Kepulauan Pitcairn. Top-Level-Domains ditetapkan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), sebuah lembaga swasta yang berkedudukan di Marina del Rey, California.

Lembaga ini mengontrol Domain Name System (DNS), terutama DNS Root Nameserver, melaui Address Supporting Organization (ASO) dan Country Code Names Supporting Organization (ccNSO). Selain itu, ICANN bertugas untuk memastikan bahwa alamat IP hanya diberikan satu kali.


4.294.967.296
alamat IP yang sudah dirilis masih dalam standar IPv4. Setiap router, Smartphone, dan Webserver membutuhkan sebuah alamat IP. Domain Name System menerjemahkan alamat domain menjadi alamat IP yang sudah ditentukan.

Walaupun demikian, angka 4 miliar alam ini masih terlalu sedikit. Oleh sebab itu, Ipv6-System segera diterapkan, yang memungkinkan untuk 2(128) alamat baru. Domain Name System merupakan buku telepon dari Internet.

Bila DNS-Server tidak mengenali Domain yang diminta, server akan meminta informasi dari Root-Nameserver yang merupakan arsip dari semua Top-Level-Domain. Sistem tersebut ditemukan oleh Paul Mockapetris dan masih terus menelitinya.


Jumlah Situs
Pada akhir tahun 1985, terdapat 6 domain yang telah terdaftar. Angka ini meningkat menjadi 193 juta pada tahun 2009. Jumlah situs yang bisa diakses melalui domain-domain tersebut mencapai lebih dari 234.000.000 situs.


Dewan Direksi ICANN
9 anggota dari AS dan 12 anggota ICANN dari berbagai negara mengelola 193 juta domain.


Pemilihan - Demokrasi Web
Pada akhir tahun 2000, untuk pertama kalinya dan juga yang terakhir, 5 dari 18 anggota dewan ICANN dipilih oleh 35.205 pengguna Internet.


Hacker - Regulator Offline
Kelompok hacker asal Turki "NetDevilz" berhasil memblokir akses ke situs ICANN pada bulan Juni 2008.


Indonesia - Duta Bangsa
Sampai tahun 2010, Indonesia belum pernah mendapatkan kesempatan untuk menempatkan wakilnya di dewan ICANN.


Uang - Harga Domain
Situs paling mahal yang terdaftar di ICANN adalah "Sex.com", nilainya mencapai 14 juta dolar dan "Porn.com", yang nilainya mencapai 10 juta dolar.


Harapan - Pemerintahan Dunia
Pada bulan Desember 2003, muncul usaha untuk mengambil alih seluruh tugas ICANN oleh PBB. Namun, peralihan kekuasaan ini di-veto oleh AS.


Sex - Place of Pleasure
Bahkan Internet segera mendapatkan alamat resmi untuk hiburan seputar seks. Mulai 2011, ICANN hanya menerima situs porno dengan alamat domain ".xxx".


Root Name Server: Pemandu di Internet
Umumnya, Root Name Server berkedudukan di Eropa dan AS. Hanya 4 server yang berada di satu lokasi di AS. Sementara, server lainnya ditebar ke tempat lain agar terlindung dari serangan.


Top Level Domain Terbesar
Umumnya, alamat Internet menggunakan nama domain generik.
01. com + net 99.260.284
02. Domain negara 41.505.552
03. de 13.465.086
04. cn 8.844.196
05. uk 8.413.958
06. org 8.243.460
07. info 5.971.438
08. eu 3.257.281
09. biz 2.063.272
10. Lainnya 287.657


Jumlah Domain di Seluruh Dunia
Sampa awal 2010, sudah ada 193 juta domain di seluruh dunia. Sampai akhir tahun, jumlahnya diprediksi mencapai 200 juta.


Perkembangan Domain ".ID"
PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) mencatat lebih dari 40 ribu alamat yang mengguna domain .id. Pada tahun 2008, terlihat penurunan jumlah domain, karena PANDI menghapus cukup banyak domain dotID yang tidak bertuan.


Sistem Domain
Awalnya, DNS hanya menghubungkan beberapa komputer saja. Saat ini, DNS menjadi standar untuk web.
1983
Peneliti Paul Mockapetris menemukan Domain Name System.
1984
Server DNS mulai dioperasikan. Sistem ini menghubungkan sekitar 1.000 komputer.
1985
Symbolics.com, domain yang mendaftar pertama kali beroperasi pada bulan Maret.
1989
Lebih dari 100.000 PC saling berkomunikasi melalui DNS.
1992
Internet Society mulai mengambil alih Top-Level-Domains.
1996
CNET membeli domain Tv.com senilai 15.000 dolar AS. Harga yang sangat fantastis pada saat itu.
1998
Pembentukan ICANN. Lembaga ini bertugas untuk mengoperasikan DNS.
2000
Tes pertama dimulai dengan nama domain China dan Jepang.
2005
ICANN meluncurkan nama TLD generik, seperti "mobi" dan "jobs".
2008
Root-Nameserver pertama yang menggunakan alamat IPv6 yang baru.


Dari berbagai sumber (karea sudah banyak yang memposting artikel ini).

2 komentar:

Anonim mengatakan...

saya kira indonesia
hahahaha
maju maju indonesia raya

Ratih Kurnia Hidayati mengatakan...

ADMIN

Mudah-mudah an aja deh bro negri ini bisa nguntit dibelakang.

Blog Archive

Blog Archive